Selasa, 19 April 2011

meningkatkan kepedulian

SPD hari ketiga..
kebaktian dipimpin oleh reynaldi daniel.. dan dhammadesana masih dibawakan oleh bhante abhayanando..
bhante abhayanando mengawali dhammadesana dengan memberikan sebuah tontonan ilustrasi.
dalam tontonan ini, diceritakan dua keluarga.
keluarga yang satu adalah keluarga yang pas-pasan, namun dengan tulus bila berbuat baik. keluarga yang satu lagi kaya raya, namun sangatlah angkuh.
anak dari keuluarga orang kaya inipun sangat nakal. suka balapan motor.
suatu ketika, ia dan temannya menabrak nenek-nenek. kemudian semua anak-anak vihara segera berlari untuk menolong, namun anak oarng kaya ini tak peduli.
hingga akhirnya, ia mengalami kecelakaan dan membutuhkan darah. anak dari keluarga yang satu mendonorkan darah kepadanya, dan akhirnya keluarga orang kaya itu sadar.

dari cerita ini dapat diambil hikmah bahwa kita tidak sepatutnya hidup dalam ke'aku'an.
kita harus meningkatkan kepedulian kita pada sesama dan sekitar kita. pengembangan kepedulian ini dapat dilakukan dengan mengembangkan sifat-sifat brahma vihara.
Metta. metta adalah cinta kasih universal pada semua makhluk, cinta kasih yang tanpa pamrih. berawal dari metta ini pula dapat kita kembangkan karuna dan juga mudita.
karuna adalah perasaan turut merasakan apabila ada makhluk lain jika sedang mengalami kesusahan.
dan mudita, adalah turut berbahagia apabila pihak lain berbahagia.
kita harus mengembangkan sifat-sifat itu agar kepedulian bisa terus tumbuh.

tanya jawab:
pertanyaan pertama datang dari priscillia tansen "bagaimana tanggapan bhante mengenai orang tua yang terlalu keras terhadap anaknya atau yang terlalu memanjakan anaknya??
jawaban : orang tua memang harus tegas terhadap anaknya, agar anaknya dapat terdidik. namun, jangan terlalu keras apalagi kekerasan fisik, jangan pula orang tua yang terlalu memanjakan anaknya, karena anak tersebut akan tidak siap dalam menghadapi kehidupan yang penuh dengan persoalan.

pertanyaan kedua datang dari cc ping-ping "bagaimana cara mengembangkan metta, karuna, dan mudita ??
jawaban : seperti yang telah di jelaskan, semua berawal dari metta. mengembangkan metta dapat dilakukan dengan cara melakukan meditasi metta bhavana. dengan adanya metta, maka, karuna dan mudita'pun akan otomatis muncul dan berkembang dengan sendirinys.

selain itu, cc ping-ping juga menambahkan bahwa salah satu pesan moral yang dapat di ambil adalah kita juga harus peduli terhadap lingkungan kita. kadang hal kecil tidak kita pedulikan. kita dapat dengan mudahnya membuang sampah sembarangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar